Penyakit Kaya

Seorang pengusaha pada saat ultahnya berpidato di hadapan para karyawan.

Pertama, saya mohon kalian tidak lagi memberi hadiah seperti ini kepada saya. Bukan saya tidak berterimakasih, saya hanya tidak ingin adat impor ini tumbuh di perusahaan kita.

Kedua, saya gembira perusahaan kita sekarang maju terkenal di Nusantara. Hanya perlu kalian tahu, saya sekarang justru lebih tertekan, mudah stress, dan khawatir.  Dulu waktu karyawan masih puluhan saya bisa tenang meski uang di kantong 10ribu. Sekarang meskipun ada uang puluhan juta hati dan pikiran saya tidak lebih tenang. Sebaliknya waswas bahkan ketakutan.
—–

Moral cerita:
kekayaan menjadi sumber bencana dan ketidakbahagiaan selagi hati dan pikiran kita lekat, terikat, pelit pada benda2…

Advertisements